Tuesday, October 2, 2012

Nama diri Rahasia Allah

أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله


Hal kita menuntut ilmu .. di saat kita sulit memahami sesuatu
 
pertanyaan terkait ketuhanan .. cobalah tafakurkan insyaallah ada jalanya yang diberikan Allah .. itu adalah Rahmat dari Allah ... menjadi sutu temuan .. (penemuan yang baru).Coba pikirkan, kenapa Tuhan disebut Allah?Jawabannya:1 Karena ada Dzat, artinya diri Allah taala, tetapi jangan Dzat mutlak semata, dia memiliki nama Asli (nama yang Ke-100).2 Karena ada sifat, artinya ada rupa3 Karena ada asma (nama Asli), baru nama pangkatnya yaitu Tuhan, dan nama jabatannya Allah.4 Karena ada afaal, artinya perilaku.. Segala kesempurnaan dzat, sifat, asma dan afaal itu terhimpun dan dinamakan RAHASIA, (nama yang ke-100).Mari kita perhatikan tentang Tajali secara singkat:1 Tajali dzat2 Tajali sifat3 Tajali Asma4 Tajali afaalTauhid pula secara singkat:Tauhidnya adalah untuk mensyahkan rukun Syahadat, yang berjumlah empat hal:

    
Tauhidul dzat, yaitu mengesakan pada zat, yaitu yang ada pada nama Rahasia (mengesakan dzat pada Rahasia)
    
Tauhidul sifat, yaitu mengesakan sifat, yaitu pada nama Rahasia
    
Tauhidul asma, yaitu mengesakan asma, yaitu pada nama Rahasia
    
Tauhidul afaal, yaitu mengesakan afaal, yaitu pada nama Rahasia.
    
Walhasil dari makrifat adalah RASA (merasakan), yaitu dapat merasakan rasa roh, yaitu seperti apa rasanya. Dapat pula merasakan rasa Rabbani (ketuhanan), yaitu seperti apa rasanya.Walaupun 1000 tahun menentukan Allah, jikalau belum merasakan, maknanya belum berhasil menemui Allah, seperti mengkhayalkan pernikahan, tetapi belum berkawin, pasti tidak tahu bagaimana rasanya berkawin.Teka-teki ini kalau Anda temukan, Anda antara percaya dan tidak percaya, antara yakin dan tidak yakin.JADI KEBENARAN BERADA DI ANTARA YAKIN DAN TIDAK YAKIN, ANTARA IA DAN TIDAK IA. NAMUN KALAU SUDAH YAKIN JIKA DI SEBUT NAMA aslinya (nama yang ke-100) MAKA bergetarlah HATINYA ..Nama Rahasia Allah nampak karakter arabnya (alif, lam, lam ha) (pada wajah kita) cobalah (berdiri di depan cermin) bercermin .. di huruf apa hidung, dua lobang hidung, huruf apa pada kedua mata, hurup apa, mulut dan telinga, sesudah mulut dan telinga, maka dirahasiakan (nama itu) jangan sampai didengar orang, setelah tahu nama Rahasia maka tutuplah mulut (jangan beri tahu) , tutup telinga .. (agar ia menjadi Rahasia).Mudah-mudahan paham, hal ini tidak bisa diberitahu secara langsung, hanya dengan sinyal-sinyal saja.Kesimpulan Keakusan.KESIMPULAN AKUAN PADA NAMA RAHASIA, kepada Allah kena, kepada hamba pun kena, sekali sebut saja sudah terhimpun (pada keduanya). Segala sesuatu pernyataan didudukkan pada nama RAHASIA Allah, (nama yang ke-100), nama Aslinya disebut ismu al adzim, yaitu sebelum mengetahui Nama Dzat Aslinya (nama yang ke-100):Sedangkan ALLAH, adalah nama departemen untuk puji-pujian dan TUHAN adalah nama pangkatnya .. juga untuk puji-pujian. Nama pangkat dan nama jabatan bisa dinyaringkan .. tetapi ketika menduduki nama RAHASIA tidak bisa dinyaringkan .. (Karena ia adalah Rahasia).Seorang salik harus menemukan Guru yang murabi mursid untuk menyampaikan Nama Rahasia tersebut .. harus dibaiat karena sifatnya sangat Rahasia .... sekalipun (tidak diberitahukan) anak kita sendiri ..


 Manusia itu tiada daya.. akuan semuanya kerja tuhan, adakah itu jabariyah?

Untuk ubudiyahnya,  aku .. disandarkan kepada,  lahaulawalaku wata illa billah….(tiada daya dan upayaku…) bagi yang belum mentajalikan asma (belum mengenal nama ke-100) …  makanya  adab ibadah ubudiyahnya ada istigpar.. subhanallah 33x, alhamdulillah 33x, allahu akbar, 33x  berjumlah 99, dan tambah  lagi satu nama yang Asli (nama yang ke-100), nama yang Rahasia,, nama yang tidak dinyaringkan. 
Sedangkan, kesimpulan makrifat (yang sudah tahu nama yang ke-100) iaitu adalah perhimpunan kesempurnaan (dzat, sifat, asma dan afaal) pada  nama Rahasia itu.  Mustahil kenal pangkat (Tuhan) dan jabatan (Allah), tetapi tidak kenal nama Aslinya (Rahsianya) …..anak-anak  juga tau..
(Berkaitan pertanyaan ante itu) Betul masih jabariyah..ibarat sekolah tidak ada ijazah..apa lagi belum pernah digurukan..Firman Allah: Tuhan mengajarkan kalam dan apa yang kita tidak ketahui.
Jadi yang tidak diketahui disuruh cari (carilah nama Rahasia itu).
(Perhatian: Nama Rahasia adalah sama dengan Ismu al Adzim, nama Asli Dzat dan nama yang ke-100)
Salam, Tahjud.

 
Enhanced by Zemanta
Post a Comment